Selasa, 30 Oktober 2012

Little Part of My life

Manusia itu ga boleh banyak mengeluh, kalo udah mulai mengeluh coba pikirkan aja apa yang udah kita dapatkan sampai saat ini. Seharusnya kita bisa lebih banyak bersyukur dibanding mengeluh, ya seharusnya. Tetapi pada kenyataannya tidak sedikit manusia yang banyak mengeluh dibanding bersyukur dengan apa yg telah dia dapatkan, termasuk saya sendiri. Akhir-akhir ini entah kenapa saya sering sekali mengeluh terutama soal pekerjaan. Bukan karena beban pekerjaan yang berat, bukan karna bermasalah dengan rekan-rekan kerjanya, bukan karna tekanan dari atasan atau apapun itu, tapi hanya karna passion dan kenyamanan dengan pekerjaannya aja yg belum ada.

Sudah 3 bulan saya bekerja, dan sampai saat ini saya masih belum merasa ini 'zona nyaman' saya. Papa menyarankan untuk mencari pekerjaan lain, tapi saya masih belum bisa resign secepat itu, masih banyak pertimbangan yang saya pikirkan. Saya masih belum tau sampai kapan saya merasa seperti ini, yang pasti kalau dalam jangka waktu yg panjang saya msh belum merasa nyaman, saya harus mencari sesuatu yg baru, sesuatu yg sesuai dengan passion , sesuatu yg menjadi 'zona nyaman' saya, sesuatu yg sesuai dengan hati dan kemampuan saya, sesuatu yg bisa membuat saya berkembang. 

Inilah dunia kerja yang sebenarnya, yang sedang saya alami sekarang. Kita terus mencari, mencari mungkin bahkan berkali-kali keluar masuk kerja hanya untuk mencapai apa yg menjadi tujuan kita sesungguhnya, mencari sesuatu yg benar-benar nyaman, baik dari pekerjaan itu sendiri, lingkungannya, dan salary of course. 



Kamis, 04 Oktober 2012

Pasar Malam

Siapa yang tidak tau pasar malam? saya yakin, hampir setiap orang tau pasar malam sekalipun dia belum pernah menginjakan kaki ke pasar malam. Pasar malam merupakan hiburan rakyat yang sampai saat ini masih tetap hidup dan cukup banyak juga peminatnya.

Bicara soal pasar malam, tadi sore sepulang kerja, saya melewati tanah lapang yang letaknya persis disebelah pasar tradisional. Tanah lapang tersebut adalah tempat yang sering sekali digunakan sebagai pasar malam, tapi sepertinya tanah lapang tersebut akan berubah menjadi rumah toko, atau mungkin perumahan, entahlah, tapi saya sangat menyayangkan jika tanah lapang yang ga seberapa luas tersebut dibangun pertokoan, supermarket atau bahkan perumahan.

Pasar malam termasuk sesuatu yang mudah ditemukan disekitar rumah saya, karna masih tersedia beberapa tanah lapang yang bisa digunakan, tapi akhir-akhir ini beberapa diantaranya sudah di'sulap' menjadi Town House dan Rumah Toko. Menyedihkan memang, mengingat hiburan rakyat itu masih banyak peminatnya.

Untuk safety, wahana yang ada di pasar malam bisa dibilang masih sangat minim baik bagi pengunjung maupun petugasnya sendiri. Contoh wahana ombak banyu, tau kan? itu lho wahana yang seperti tempat duduk melingkar yang menggantung, kemudian digerakan manual dengan tenaga para pekerjanya dan tanpa pengaman apapun kita terombang-ambing di kursi melingkar yang menggantung tersebut sambil tertawa dan sesekali teriak. Meskipun begitu, tidak sedikit orang yang ketagihan naik wahana tersebut.

Wahana ombak banyu yang 'sedikit mengerikan itu' menjadi ciri khas pasar malam, karena wahana tersebut seperti wahana 'wajib' yang harus ada di pasar malam. Selain ombak banyu, masih banyak lagi wahana yang biasanya ada dipasar malam yang juga menjadi ciri khas pasar malam antara lain, bianglala, carousel, rumah hantu, tong setan dan lain-lain. Ada lagi yang menjadi ciri khas dari pasar malam yaitu gulali atau bahasa kerennya cotton candy. Makan gulali sambil naik carousel atau bianglala bareng pasangan seperti di film-film sepertinya romantis yah :) oh ya! tapi jangan sekali-kali makan gulali sambil naik ombak banyu lho!

Seperti itulah sedikit gambaran tentang pasar malam, hiburan rakyat yang sederhana, murah, unik meskipun safety nya masih sangat minim, tapi cukup menghibur. Karena itulah, berharap masih ada lahan yang bisa digunakan untuk tempat pasar malam. Kalau semua lahan kosong sudah dibangun perumahan atau supermarket lalu, kemana para pekerja pasar malam itu harus mencari nafkah? dimana lagi bisa ditemukan hiburan rakyat dengan wahana yang unik, murah dan sederhana itu?.